Daftar Blog Saya

Sabtu, 11 Februari 2012

SAHABAT PENA

Sejak kejadian itu pikiranku tak karuan atau tak tenang , tak ada yang peduli dan tak ada tempat tuk mencurahkan pikiran,rasa , ataau apapun, semuanya hampir sama.
Sementara itu awalnya ku dengan merenung ku bisa tenang , tapi terasa hampa tak ada yang bisa ku tuk berdialog , seolah – olah ku orang bodoh, berbicara sendiri , kutanya angin hanya menjawab dengan hembusan sentuhan yang dingin , kutany pada pepohnan hanya menjawab dengan goyangan dedaunan dank u tanya pada awan dilangit hanya menjawab dengan kebisuan.
Tak mengerti apa yang harus kulakukan kucoba dengan cara apapun tapi tetap tak bisa hingga kini pun terasa hampa, suatu hari ku temukan yang berbeda yauti sebuah kertas entah apa yang akan kulakukan dengan sebuah kertas tersebut , kalau hanya kertas tidak akan asyk menurutku hingga ku mencari sebuah pena.
Setelah kumiliki sebuah kertas dan sebuah pena entah apa yang akan kulakukan ku berfikir sejenak apa yang harus ku lakukan dengan semua ini, ku hilang harapan kusimpan saja kertas dan pena itu, ku ingin merefreskan sejenak dengan berjalan kaki dari pada ku kebingungan dengan yang tak pasti, setelah ku bertepi di sebuah taman hatiku terasa ingin mencatat kejadian kisah , atu apapun “ sejenak pikiran ku “ aku pun tersadar dan ku tergesa – gesa pulang kerumah dan membawa sebuah kertas dan pena dann kembali lagi ke taman dank u pun mencuraht=ka nisi hatiku yang di bantu penaku tuk ku tuliskan pada sebuah kertas.
Kini ku pun tersadar suatu unek – unek atau curahan hati itu harus di curahkan tapi curahkan pada seseorang atau sesuatu yang bisa membuatmu tercurahkan , kini kutemukan dengan sahabat pena baruku tuk mencurahkan perasaan hati ku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar